Maafkan Papa

2143 Kata

“Mama, itu Papa bukan ya?” Irel menunjuk pria yang berdiri di samping mobil mereka. Senja telah datang hingga Shaqa mengajak semua pekerja dan keluarganya untuk pulang setelah menyaksikan akad dan resepsi pernikahan Zibril dan Sulis. Namun, dia tidak mengira kalau ternyata Dean masih keras kepala dan menunggu kepulangan mereka. “Papa, Kak. Itu Papa,” sorak Cala dengan meloncat girang saat melihat sang Papa berada lurus di hadapan mereka. Selama ini setiap hari Irel tidak pernah lupa membuka foto keluarga mereka dan menunjukan sang Papa pada Cala secara sembunyi-sembunyi agar Mama, Oma dan Opa mereka tidak tahu kalau masih ada satu foto keluarga lengkap mereka di kamar Irel. Setelah Shaqa menyuruh untuk menurunkan semua foto Dean dari rumah mereka. “Papa sudah selesai ya dihukum ya Ma?”

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN