Pawang Singa

2068 Kata

“Hap.” Dean berhasil menghalangi pintu kamar mandi dengan satu kakinya. “Sayang, aku lelah,” mohon Cathy. Namun, saat dia melirik ke bagian bawah tubuh Dean, ada rasa bersalah kalau dia harus membuat alu suaminya tetap tegang menantang. “Satu lagi sayang,” pinta Dean menarik Cathy dalam dekapannya. Percuma saja Cathy berteriak dan berkata tidak karena gerak Dean selalu lebih gesit darinya. Akhirnya dia hanya bisa menikmati ronde kedua dengan membiarkan Dean memegang kendali permainan dan dia tentu saja siap kabur begitu permainan selesai karena tidak mau Dean mengambil kesempatan untuk merayunya melanjutkan rode ketiga. Baru satu minggu menjadi istri Dean sudah membuat Cathy hafal dengan alu suaminya yang selalu tegak berdiri kalau dia masih berada di sekitar Dean. “Abang, aku mau tur

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN