Senja telah datang saat motor Dean tiba di titik yang ditunjukan kertas yang dia dapat dari Samuel perihal kemungkinan tempat tinggal Cathy yang baru. Namun, sebagai orang asing yang jelas tidak tahu tentang seluk beluk desa, tentu tidak mudah untuk Dean untuk bisa langsung menemukan keberadaan Cathy. Rasa lelah setelah berkeliling membawanya berhenti ke sebuah warung tenda nasi goreng pinggir jalan. Selain untuk mengisi perutnya yang terasa lapar, Dean juga butuh sedikit informasi untuk mencari tempat bermalam. Di desa seperti ini jelaslah susah untuk mencari kamar kos, apalagi losmen atau hotel. “Bang, nasi gorengnya satu makan di sini,” pesan Dean setelah duduk di bangku panjang yang disediakan pedagang sebagai tempat makan bagi pembeli yang ingin makan di tempat. “Pedas Mas?” “se

