Jogja, pulau Jawa, berpuluh mil jarak yang akan memisahkan aku dan Naya. Entah kenapa dia begitu keras kepala untuk berangkat ke sana. Bukan aku takut kehilangannya, sudah kebal rasanya kehilangan dan ditinggal oleh orang yang dicinta. Namun, kepergian Naya ini disertai pertanda yang tidak bisa aku tebak tentang apa. Dulu, aku pun tak rela waktu kedua orang tua beserta adikku terbang ke Jawa hanya untuk menghabiskan malam tahun baru di sana. aku pikir di sini pun banyak tempat istimewa, kenapa harus ke Jawa? Selalu itu saja yang menjadi tanyaku hingga aku menolak untuk ikut bersama mereka. Berita pun datang, pesawat yang membawa mereka dari Jakarta untuk kembali ke rumah tercinta ini mengalami kecelakaan. Semua penumpang tidak ada satu pun yang selamat termasuk Mama, Papa dan adikku terc

