"Kamu mau ngapain?" tanya Sandra setelah lelaki itu melepaskan tautan bibir mereka. "Mau melaksanakan tugas dan kewajibanku sebagai seorang suami. Sudah boleh, kan? Sudah halal juga?" ucap Rangga sembari menatap sang istri dengan sangat intens. "Iya boleh, sih. Tapi, ini sudah hampir pagi dan sebentar lagi aku harus di make up oleh para kru dari Mua. Kayaknya nggak sempat, deh. Nanti saja, ya!" balas Sandra sembari mendorong d**a sang suami. Namun, tangan Rangga malah semakin kuat melingkar di pinggang wanita itu. "Sebentar saja, Sayang. Aku udah enggak sabar. Selama ini aku udah menahan diri karena kita belum halal. Please, boleh, ya!" mohon Rangga penuh harap. Namun, Sandra masih terdiam. Tanpa menunggu jawaban dari Sandra, Rangga kembali melumat bibir seksi sang istri yang begitu m

