"Jadi, kamu benar-benar serius ingin menikahi Sandra, janda itu?" tanya Widya dengan melebarkan kedua matanya saat Rangga mengutarakan maksudnya untuk melamar Sandra akhir pekan nanti. "Iya, Ma. Aku serius. Aku mencintai Sandra dan aku ingin menikah dengannya. Mama dan Papa tolong lamarkan Sandra untukku," mohon Rangga. "Nggak, Mama tetap nggak setuju," balas Widya membuat Rangga membuang napas kasar. "Sudahlah, Ma! Kita turuti saja apa maunya Rangga, toh dia yang akan menjalani," ucap Adinata mencoba membela putranya. "Cari yang lain, Rangga. Kamu boleh menikah dengan wanita mana saja yang kamu suka, tetapi jangan Sandra. Pokoknya Mama tidak suka," tolak Widya. "Kenapa, sih, Ma? Mama sepertinya benci sekali pada Sandra? Padahal dia itu wanita yang baik. Mama hanya belum mengenalnya s

