Desi tidak tahu jika kantor ini milik Gema dan lebih tidak tahu jika yang mengobrol dengan dirinya adalah Alara Senja, istri dari Gema sendiri. Desi ingin mengutuki kebodohannya namun sudah terlambat. Pria paruh baya yang masih gagah dan tampan yang berdiri dihadapannya dan berstatus sebagai suaminya walaupun siri, tengah memendam amarahnya. Sikap diamnya membuat Desi melihat sisi lain yang selama ini Gema simpan. Siapa yang sangka kalau pria yang telah menjalin hubungan dengannya setengah tahun ini bisa berubah sedrastis ini. Desi embuskan napasnya dalam-dalam. Ternyata setelah diselami, pengaruh seorang Alara Senja memang luar biasa sekali. Desi belum apa-apa walaupun sedang mengandung darah daging Gema jadi merasa bukan apa-apa. Sebagai perempuan, harusnya Desi bisa memegang teguh pr

