"Udah lahiran, ya?" Daniah diberi kabar oleh Prabu lewat telepon. Pagi itu saat dirinya hendak ke tukang sayur depan komplek dan Prabu menghentikan niatnya dengan deringan nyaring di ponselnya. "Iya, kamu mau ke sana?" tanya Prabu yang ada kesan ragu namun juga ingin tahu apakah Daniah akan berkunjung ke rumah Alara dan Gema. "Aku …" "Ke sana, aku bisa sendiri kok. Mas, 'kan keluarga Mbak Alara, jadi ke sananya sama Mosa. Udah ada kabar belum dari Mosa?" Daniah bisa mencari info jika para Ibu-ibu komplek hendak menjenguk. Mungkin sudah saatnya Daniah menggabungkan diri ke komplek ini. Toh pada akhirnya lingkungan ini akan menjadi tempat tinggal Daniah selamanya. Prabu membelikan satu unit rumah yang Daniah sendiri tidak bisa menolaknya. Sudah tidak tahu, tidak bisa menolak pula. Rungk

