Rumah, ya? Prabu Setiawan harus menelan pil pahit agar hidupnya yang berdrama tidak semakin longsor. Punya rumah, ada penghuninya tapi serasa tidak pernah di sambut dengan baik saat pulang. Jadi Prabu simpulkan rumah seperti apa yang dimaksud di sini? Para perempuan–katanya–menyimpulkan arti rumah seperti ini: ketika dia, pasanganmu, yang setelah selesai dengan wanita lain lalu pulang ke kamu, menceritakan semuanya ke kamu, artinya kamu sudah dijadikan rumah baginya. Tapi dalam kasus Prabu ini berbeda. Prabu tidak tahu lagi rumah yang seperti apa dan bagaimana yang harus dirinya jabarkan di sini. Karena Mosa yang pernah dirinya puja, nyatanya bukan seseorang yang bisa Prabu andalkan. Mosa tidak pernah mendengarkan cerita yang Prabu sampaikan, Mosa tidak pernah serius kepada Prabu selain

