Serena baru saja selesai mandi ketika dia merasakan perutnya sakit. Tubuhnya langsung mengeluarkan keringat dingin, dia duduk di atas tempat tidur dan mencoba menenangkan diri dengan cara menarik dan menghembuskan napas seperti yang sudah di ajarkan oleh dokter. Lima belas menit dia berusaha menenangkan diri tetapi rasa sakitnya belum menghilang. Dia memaksakan diri untuk berjalan dan mengambil ponselnya yang ada di atas nakas. Tubuhnya sudah di banjiri oleh keringat, sekarang tidak ada satupun orang di rumahnya karena Syifa sudah jarang berkunjung. Agam baru saja berangkat kerja setengah jam yang lalu. Dia harus cepat sebelum suaminya itu sibuk. Tangannya bergetar ketika mencari nomor Agam. Dia menunggu suaminya mengangkat panggilan sembari menarik dan menghembuskan napas. Serena lega

