[Bab ini mengandung konten dewasa] Serena menarik gorden lalu membuka jendela agar sirkulasi udara berjalan dengan baik. Dia mematikan lampu teras dan juga lampu di depan garasi setelah itu lampu ruangan tengah. Dia melemaskan persendiannya, kemarin mereka baru saja pulang dari vila dan dia masih sangat lelah. Apalagi aktivitas tambahannya dengan Agam yang membuat rasa pegalnya tidak akan hilang. Serena mengambil air dingin di kulkas lalu menuangnya ke dalam gelas. Dia meminumnya sedikit dan terasa sangat segar, kemarin dia melihat Agam melakukan ini dan ingin mencobanya juga. Tapi, tidak bagus dilakukan terus menerus. Serena meletakkan gelas yang sudah berembun itu di wajahnya, di bagian kelopak mata rasanya menyegarkan dan sangat nyaman. Rasa dingin membuat kantuknya hilang. Pagi

