Mata Alec masih enggan membuka, meski terdengar panggilan berkali-kali menyebut namanya. Dia mengira itu pelayan di rumah, yang membangunkannya karena alarmnya tidak bekerja. Perlahan Alec membuka mata. Dia terkejut menatap langit-langit kamar yang sama sekali berbeda dengan miliknya. Cowok itu langsung bangkit, dan semakin terkejut mendapati dirinya berada di kamar itu. Sejenak dia terdiam, lalu serbuan adegan dari peristiwa yang terjadi sehari lalu, langsung menjejali kepalanya. Dia ingat, semalam Antonio menyuruhnya tidur di kamar yang sangat cerah itu. Awalnya Alec menolak, sampai Antonio memutar bola lampu di kamar Anastasia, sehingga cahayanya meredup. Lagi pula hanya di kamar Anastasia, yang tersedia ranjang besar. Jelas saja Alec bersedia. Ketimbang tidur di sofa, tubuhnya akan

