Fahri... hari ini hari pernikahan mu, apa kamu dah siap? ucap umi sambil menyiapkan keperluan untuk akad nanti, sudah lah umi, sudah siap lahir batin, jawab Fahri dengan enteng ny, Alhamdulillah cepat nak, nanti kita terlambat lagi, fahran udah siap Lo umi dari tadi, umi yang dari tadi mondar-mandir ngak jelas, umi gugup Fahri, loh Fahri yang mau nikah umi yang gugup, hehehe karna umi mau melepaskan anak lajang umi yang paling ganteng ini, ucah umi lagi sambil menjawil hidung Fahri.
Yaudah ayo umi kita berangkat, udah datang itu mobilnya, mereka mencarter mobil menuju pesantren tempat mempelai wanita, tidak ada sanak saudara, yang ikut tetangga-tetangga yang dekat saja. sesampai disana tuan Kadi saksi sudah menunggu, Alhamdulillah datang juga mempelai pria nya, ucap tuan kadinya. Fahri memposisikan tempatnya didepan tuan kadi, udah bisa kita mulai, sudah pak, ustadz basuki menjabat tangan Fahri dengan kuat, tidak ada keraguan dan kegugupan, acara ijab qobul berjalan lancar, cuma sekali ucap saja.
Sahh sahh jawab para saksi, Fatimah yang mendengarnya merasa lega, sudah sah dia menjadi istri Fahri, Fatimah mencium punggung tangan Fahri, Fahri membalasnya dengan mencium kening Fatimah. selesai ijab qobul di lanjutkan acara makan-makan, para tamu banyak yang datang dan mengucap kan selamat kepada kedua mempelai, umi meneteskan air mata, andai saja Abi masih ada, pasti merasa senang sekali, umi juga teringat akan Farhan, yang nikahnya di penjara, sungguh sangat beda sekali dengan Fahri. namanya anak tetap lah anak, hati nurani umi yang menjawab, walaupun fahran sudah banyak melakukan dosa, tapi umi merasa kasihan ke dia.
Fahri besok kita jenguk masmu yaa dipenjara? iyaa umi, apakah umi udah memaafkan mas Farhan? umi mengangguk pelan. Bagaimana pun dia anak umi juga yang umi lahirkan dari rahim umi, dulu waktu kalian masih kecil, umi selalu memperhatikan kamu aja, karena kamu sakit-sakitan, umi melupakan dia, kasih sayang umi sama kepada kalian berdua, mungkin karena umi selalu dekat sama kamu Fahri, jadi dia merasa ter asingkan. Fahri memeluk uminya ada rasa haru yang dirasakannya.