Umi jadi kita ketempat mas Farhan? tanya Fahri pada uminya, jadi dong sayang, coba ajak istrimu apa dia mau ikut?? Fatimah apa mau ikut Abang jenguk mas Farhan? iyaa bang, Imah belum pernah lihat kembaran Abang, Abi imah pernah cerita kalau Abang punya kembaran, katanya mirip kali yaa bang? mereka kembar identik, orang kalau lihat sekilas ngak bisa bedakan nya,,umi tahu bedakan karena sifat mereka berbeda, makanya waktu Farhan nyamar jadi Fahri yang bersikap baik, umi jadi terkecoh.
Fahri nanti kita jemput Stefan yaa, entah mana tahu dia mau ikut? sekarang umurnya sudah 1 tahun. apa mamanya sama nenek nya ngizinin kita ajak Stefan umi, secara gitu nenek sama mamanya ngak suka sama mas Farhan, jawab Fahri. kita coba saja nak kita kasih pengertian sama nenek nya dan mamanya. ayo nak, ajak umi kepada Fatimah. iyaa umi, mereka bertiga kerumah stela dulu jemput Stefan.
Nenek.. teriak Stefan saat melihat nenek dan pamannya datang, ehh ada mas Fahri, ayo masuk mas, ucap stela kepada fahri, Stefan ini ada robot-robotan untuk Stefan, horeee horee terimakasih nek, Stefan kegirangan.
Stela boleh kami bawa Stefan jenguk ayahnya? Stefan kan ngak pernah lihat ayahnya, tidak umi biar Stefan tidak tahu tentang ayahnya. Stela mau ikut kami tempat Farhan, setidaknya lihat lah walaupun sebentar. tidak lah umi, Ella belum siap menerima keadaan sekarang ini, kalau boleh Ella mau Ngajukan perceraian, astaghfirullah Ella cerai itu tidak disukai Allah, kalau masih bisa di perbaiki,,, . diperbaiki kayak mana lagi umi,?potong stela, tunggu mas Farhan 16 tahun lagi, si Stefan pun sudah dewasa, bagaimana kehidupan kami ini? untuk biaya sekolah Stefan.
Maaf kak, saya bersedia untuk biayai sekolah Stefan sampai tamat, ucap Fahri, iyaa kamu bersedia bagaimana dengan istrimu, mana mungkin dia setuju, insyaallah Fatimah istri saya setuju, bagaimana pun dia nurut kata saya, jawab fahri dengan lemah lembut. Masya Allah memang benar kata orang, orang baik dapatnya juga baik, kalau aku di posisi Fatimah mungkin aku ngak setuju, ucap stela dalam hati.
Yaudah lah Ella, umi pamit dulu mau tempat farhan, nanti jam jenguknya habis. iya umi,, stela pun mencium punggung tangan umi, begitu juga Stefan, Stefan memang mendengar ucapan mereka, tapi karena Stefan masih umur 1 tahun dia tak begitu mengerti.
Tahanan no 15, ada yang besuk, ucap penjaga, Farhan pun keluar di lihatnya uminya dan adik kembaranny datang, dan perempuan yang masih asing rasanya. umi,, Farhan langsung mencium punggung tangan uminya, dan langsung memeluk nya, karena udah kangen kali sama uminya, dari kecil sampai sekarang bisa di hitung, uminya memeluk nya seperti sekarang ini, karena Farhan merasa Terasingkan. mata Farhan berkaca-kaca karena haru, umi ini siapa? tunjuk Farhan pada Fatimah, oh ini istri Fahri adik iparmu, Farhan mengatupkan tangan di d**a, tanda salam, karena sungkan lihat adak iparnya bercadar.
umi Farhan minta maaf atas kesalahan Farhan, Farhan benar-benar bertobat, keluar dari sini Farhan mau jadi ayah dan suami yang baik. umi jadi teringat perkataan Stela tadi pagi kalau Stela mau berpisah.
Rajin-rajinlah sholat nak, minta petunjuk Allah, semoga masa tahanan mu, di ringankan? amin serentak fahri dan Fatimah mengamin kan.