“Gua gak bisa bantuin Lo lagi Sis, alasan gua dulu bantuin Lo karena gua lagi butuh uang buat bayar kuliah gua.” Sambung Andre, Siska menatap tidak suka pada Andre yang duduk dihadapannya. “Gua bakal kasih uang lagi sama Lo.” Kata Siska berusaha membujuk Andre yang kekeh pada pendiriannya nya. “Maaf Sis, selama 5 tahun ini hidup gua gak tenang. Gua selalu dibayang-bayangi rasa bersalah.” Jawab Andre. Dia tidak bohong sejak kematian Farel dia menjadi anak yang pendiam dan murung, terkadang dia juga ketakukan saat melihat Adit. Karena wajah Farel dan Adit yang hampir mirip.” Kalau gitu gua pulang dulu Sis.” Kata Andre, dia tidak mau berlama-lama dengan wanita dihadapannya. “s**l, gua harus minta bantuan siapa lagi?” Gumam Siska pelan, hanya Andre yang dia bisa mintai tolong. Tapi sekara

