“Mas!!” Rengek Alya saat Adit akan berangkat kekantor membuat Samuel menahan senyumnya. “Kenapa?” Tanya Adit kembali, sejak tadi dia selalu tidak jadi berangkat dikarenakan Alya yang terus menempel padanya. “Jangan pergi ya, dirumah aja.” Jawab Alya dengan agak malu-malu karena ada Samuel disini. “Aku pengin cium ini lagi.” Sambung Alya dengan menunjuk ketiak Adit dengan jari telunjuknya. Samuel sudah mati-matian menahan tawanya, Samuel yang mendapat kode dari bosnya untuk pergi segera meninggalkan mereka berdua diruang tamu. “Kamu kenapa sih?” Tanya Adit yang bingung dengan tingkah Alya yang membingungkan sejak kemarin dia pulang. “Aku hanya ingin mencium ini saja.” Jawab Alya dengan mengerjapkan kedua matanya pelan. “Nanti malam saja ya, aku harus kekantor hari ini.” Jawab Adit me

