Sudah dua Minggu Adit pergi ke luar kota, selama itu juga Alya sering merindukan sosok suaminya. Hampir setiap malam Adit akan menelfon Alya hanya sekedar untuk berkabar saja. Sering juga Kayla yang menangis ingin bertemu dengan Adit dimalam hari. Namun Kayla hanya bertemu dengan Adit lewat video call saja. “Bunda ayah pulangnya kapan?” Tanya Kayla, tangan kecilnya sibuk mencoret-coret buku gambar dengan pensil warna. “Kata ayah tadi malam sih hari ini. Tapi bunda gak tau jam berapa.” Jawab Alya yang duduk disamping putrinya. “Kenapa lama sih bunda, Kayla kan kangen banget sama ayah.” Kata Kayla kembali. Alya tidak menjawab perkataan putrinya, bisa-bisa tidak selesai jika terus diladeni. “Kayla tidur gih, udah malem.” Kata Alya melirik jam kecil disampinya. Kayla juga ikut melirik

