“Al kamu kenapa sih, dari tadi diem aja?” Tanya Adit yang mulai tidak nyaman sebab didiami oleh Alya. “Kamu marah gara-gara tadi sore?” Tanya Adit kembali, dia rasa dia tidak salah dia hanya mencium istrinya saja. “Maaf, lain kali aku gak bakalan cium kamu lagi.” Sambung Adit menatap wajah Alya. Mendengar itu Alya langsung mendongok menatap Adit, bukan karena ciuman itu Alya diam. Dia hanya kesal karena Adit yang susah saat dibangunkan. “Kalau gitu aku keluar dulu.” Kata Adit, setelah itu ia meninggalkan Alya dikamar sendirian. Disini lah Adit sekarang, diruang tamu dengan ponsel yang menyala. Kedua orang tuanya baru saja pergi keluar kota untuk mengurusi pekerjaan. Ia juga merasa bersalah pada Alya, karena kejadian tadi sore. Seharusnya ia tidak boleh seperti itu yang mencium Alya s

