29. Kesal

1176 Kata

“Kenapa dia harus kembali?” Gumam Adit sambil mengacak rambutnya frustasi. “Ahhkk!!!” Pekik Adit melempar barang yang ada dimejanya. Hanya menghembuskan nafas panjang yang bisa Adit lakukan, dia memang masih mencintai masalalunya itu tapi dia sadar wanita yang dia cinta sudah menyakitinya dan ditambah lagi dia sudah memiliki kehidupan baru. “Ingat, Dir kamu udah punya istri.” Sambung Adit, setelah merasa tenang Adit memanggil seseorang untuk membersihkan ruangannya yang berantakan. “Sudah selesai pak.” Jawab laki-laki yang membersihkan ruangan Adit. Adit langsung mengangguk memberi isyarat pada laki-laki itu untuk keluar. Adit memutuskan untuk kembali kerumah, dalam keadaan yang tidak baik baik saja tidak bagus untuk Adit menyelesaikan pekerjaan nya. . . . “Ayah!!” Pekik Kayla saa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN