Namun Adit tidak mau berfikir pusing, dia lebih memilih berlalu kekamar mandi. Setelah Adit mandi dia bergegas memakai pakaian yang sudah diambilkan Alya. “Permisi.” Kata seseorang dari arah ruang tamu. Alya yang berada didapur langsung menghampiri orang itu, “Asisten Sam.” Kata Alya saat melihat Samuel sudah duduk disofa. “Nona saya kesini ingin menjemput bos.” Jawab Samuel dengan tersenyum. “Sebentar akan aku panggilkan.” Belum sampai menuju tangga Adit sudah turun dari atas. Dengan setelan jas rapi, dan juga sangat harum. “Mas Adit sangat tampan.” Puji Alya dalam hati. “Ayo Sam kita pergi.” Kata Adit yang sudah berada dihadapan Samuel. Samuel mengangguk kemudian keluar terlebih dahulu, “Mas tidak sarapan?” Tanya Alya pada Adit. “Tidak.” Jawab Adit singkat, setelah itu dia kelua

