Chapter 26

960 Kata

*** Brianna menyatukan tangannya. Terus menatap ke pintu dengan kekhawatiran yang sangat mengganggunya. Apalagi di dalam sana Devian hanya sendiri menghadapi Damian. Kenapa Hendrik tidak menolong Devian? Brianna sudah ada di dalam mobil dan dia di kunci di dalam, jadi tidak akan ada jalan baginya pergi. Hendrik bisa masuk dan membantu Devian di dalam sana, tidak hanya diam dengan tenang di samping mobil. Brianna akan gila sendiri rasanya. Tangannya sudah memerah karena memukul kaca mobil tapi Hendrik bahkan tidak sedikit melihat padanya. Dia akan mati khawatir di dalam sini. Kedua tangannya menutup wajahnya. Dia terisak, menangis. Bayangan kalau Devian akan terluka membuat dia lebih merasakan sakit. Semua salahnya, andai dia tidak datang ke rumah itu. Juga bagaimana nasib Sharon? Tern

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN