Chapter 24

964 Kata

Devian menatap langit sore di atap gedung. Hendrik ada di belakangnya dan sejak tadi yang dilakukan Hendrik hanya diam di sana. Melihat pada bosnya dengan bingung, ada yang mau dia sampaikan tapi pria itu belum memberikan izinnya. Devian malah hanya berdiri di sana dengan kedua tangan ada di saku celananya. Menetap ke kejauhan tanpa suara. Dia melakukan itu hampir dua jam dan Hendrik sudah merasa pegal pada kakinya. Tapi menyela apa yang sedang dilakukan oleh Devian, sama saja dengan bunuh diri. "Katakan ada apa?" Jika itu tidak berlebihan maka sekarang Hendrik sudah pasti akan menghela nafas lega. Akhirnya. "Ms. Clinton sudah beberapa kali di siksa. Pagi ini bahkan dia dilarikan ke rumah sakit tapi tidak hanya sampai di sana, Ms. Clinton bahkan mengakui kalau luka-luka di tubuhnya karen

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN