Jam sudah menunjukkan pukul 2 dini hari. Namun mataku masih belum juga terpejam. Aku masih memikirkan kata-kata ibu dan bapakku. Bagaimana mungkin aku masih mencintai mas Moondy setelah apa yang dia lakukan selama ini padaku? Aku hanya tau aku membencinya. Aku hanya tau jika mas Moondy tidak pantas untuk dimaafkan atas kesalahan yang dia perbuat dulu kepadaku. Sakit hati atas perkataan, perbuatan dan pukulan mas Moondy masih terasa sampai ke ulu hati. Ghhrddddd .... Ghrddddddd ...... Gawaiku bergetar. Tumben jam segini ada yang memwhatsapp diriku. "Assalamualaikum Pelangi ... Aku terbangun di sepertiga malamku lagi dan lagi, selalu terulang semenjak kamu pergi meninggalkanku dulu. Dan aku selalu mengingatmu dalam sujudku. Aku berdoa dan berharap hatimu sedikit terbuka untuk memberiku kes

