Sati P.O.V Kini ruang kamar ku di paviun sudah selesai di tata, akupun sudah dipindahkan ke tempat tidur disini. Aku bisa melihat paviliun ini seperti kamar hotel yang sering ku tempati saat menemani Mas Sena dinas keluar kota. Ada TV, sofa, tempat tidur bayi, kulkas, meja dengan dua kursi, lalu ada satu tempat tidur didekat bankas ku ini. Sepertinya itu untuk Mas Sena. Tok! Tok! Tok! "Sayang, lihat siapa yang datang!" ujar Mas Sena ketika baru saja masuk kedalam ruanganku. Mata ku terbelalak namun bibirku tersenyum ketika melihat satu tempat tidur bayi yang didorong masuk ke dalam kamar ku ini. Didalamnya ada seorang bayi mungil yang sudah di bedong dengan kain berwarna biru pastel. "Mas, anak kita mas!" ucapku sambil tersenyum. "Suster, letakin tempat tidur bayinya disebelah ibunya

