Sampanye

1180 Kata

Kini Vanka sudah selesai dengan riasan natural, karena dia tidak ingin terkesan ingin menggoda jika menggunakan riasan yang mencolok. Vanka menata rambutnya dengan kepang french braids. Tidak lupa heels warna senada dengan dress-nya. "Gue pergi dulu ya, jaga Hara dengan baik," pamit Vanka mengambil tasnya yang berada di sebelah sang adik. "Lo yakin mau pergi sendiri kak?" "Iya, gak usah khawatir gue bisa jaga diri," tandas Vanka lalu beranjak meninggalkan Cia. Di bawah Vanka sudah ditunggu oleh seorang supir, yang berdiri di sebelah mobil berjenis SUV. Hanya menampilkan raut wajah datar, Vanka langsung masuk ke mobil, tanpa memperdulikan sapaan dari sang sopir. Setidaknya, saat ini Vanka ingin Menegakkan kepalanya, menunjukan kalau dia bukan orang yang lemah, sebelum nanti harga diri

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN