Setelah, terduduk lemah memandang kepergian Natalie. Vanka Segera bangkit ingin mengajak Cia pulang. Kepalanya bertambah pusing memikir kemarahan Natalie. Entah apa yang akan dilakukan wanita paruh baya itu karen kekacauan malam ini. Dipastikan Wanita itu bisa lebih nekat, dari hanya sekedar membuat Adel. Mamanya Cia yang tengah hamil terpeleset hingga masuk rumah sakit. Vanka tidak ingin ada kejadian tidak menyenangkan lagi di keluarganya. Secepatnya dia harus mencari cara untuk meredakan amarah Natalie. Saat hendak keluar apartment, tangan Vanka dicekal oleh Rexi. Sontak gadis itu menatap tajam pria yang berani menghentikan langkahnya itu. "Sorry Va, gue lancang," ucap Rexi melepas tangannya. "Kalian berdua, biar gue dan Darx ya yang anter pulang ya." "Gak usah, gue bisa bawa mobi

