The Right Path

1468 Kata

"Har, tolong cancel semua meeting saya sebulan ini! Ada hal penting yang harus saya urus di Jakarta." Aku langsung memutuskan sambungan telepon tanpa mendengarkan protes asistenku. Sudah hampir 10 tahun aku bekerja bersama Hari, baru kali ini aku tidak mendengarkan apa yang dia katakan. Aku merasa lelah, sudah cukup aku mengutamakan perusahaan keluargaku. Aku merebahkan tubuhku di kepala ranjang. Dan aku mendengar suara ketukan pintu. Wajah cantik adikku terlihat disana. "Kak, aku boleh masuk?" Aku menghela napas dan mengangguk. Rainy tersenyum saat mendekatiku. Dia menyerahkan cangkir teh hangat yang dia bawa dan aku meneguknya. "Kak, udah ketemu kak Cintanya?" Aku menggeleng. "Dia gak mau ketemu aku Ra.." Rainy mengelus bahuku pelan. "Kak.. sabar ya.. gak mudah mengembalikan keadaa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN