Part 44

968 Kata

Bu Erika yang kebetulan melewati kamar Tara, karena ingin mengambil charger ponselnya yang terletak di bufet, dekat kamar Tara. Samar, seperti mendengar suara jeritan dan tangis bayi dari dalam kamar Tara. Ceklek... Bu Erika membuka pintu kamar Tara, betapa kagetnya ia melihat Fia yang sedang menatap ke dalam kamar mandi. Fia menoleh saat pintu kamar dibuka Bu Erika. "Oma, dede bayinya nangis!" Mata Bu Erika melotot kaget, dengan cepat kakinya melangkah menuju kamar mandi. "MasyaAllah, Taraaa!!" pekik Bu Erika kaget, melihat Tara sudah mengangkang, dengan penuh darah, cairan kental, juga seorang bayi perempuan mungil sedang menangis disana. "Bibiiiik!" teriak Bu Erika memanggil Bibik yang sedang di dapur. Bu Erika mengambil selimut yang berada di atas ranjang, lalu mengangkat bayi m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN