Part 43

1175 Kata

Selamat membaca. Tara menunggu dengan gelisah, kabar dari Erik. Zaka yang dinyatakan masih terbaring koma di rumah sakit setelah hampir lima bulan, tak menunjukkan tanda-tanda membaik. Hanya sesekali pergerakan yangnl terjadi pada jari Zaka, tapi itu pun sangat jarang. Erik tengah berada di rumah sakit,menemani Pak Aditya menjenguk Zaka. Perut Tara semakin membesar, usia kehamilannya memasuki bulan kesembilan. Masih dua minggu lagi dari HPL, namun Tara sudah merasa sangat tak karuan, susah tidur dan bergerak pun terbatas. Setiap malam, Tara selalu meminta Erik untuk memijat punggungnya sampai ia terlelap, Erik dengan suka cita memenuhi semua permintaan istrinya. Tara meletakkan punggungnya bersandar di sofa, kemudian, matanya menatap ponselnya yang masih tak bersuara. "Kenapa sayang?

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN