Hari berikutnya, Bening benar datang ke penthose yang dulu menjadi miliknya dan sekarang sudah menjadi milik Glass. Gadis itu nampak membawa banyak tentengan. Selain tas yang dicangklong di pundak, Bening juga membawa tas laptop dan dua kantong besar berisi makanan. Setelah Glass membukakan pintu, Bening langsung menerobos masuk ke dalam, dia meletakkan dua kantong besar itu ke meja makan sebelum sibuk menatanya ke dalam kulkas dan lemari penyimpanan. Glass hanya melihat apa yang dikerjakan Bening dari dekat meja makan, hingga mantan istri yang sebentar lagi menjadi istrinya lagi itu, berdiri di hadapan kemudian memeluk pinggangnya dengan sangat mesra. Mata Glass membeliak saat Bening berjinjit dan hampir menciumnya. Namun, sayang di saat yang bersamaan Alex keluar dan membuat ga

