“Melahirkan segera? Apa maksud dokter? Bening kebingungan, terlebih melihat ekspresi muka sang dokter yang nampak sedih dan kecewa. Dokter bernama Andit itu menempelkan kembali alat yang baru saja dia letakkan untuk memastikan kembali. “Detak jantung bayi Anda memang sudah tidak ada” “A-a-apa? tidak ada? Apa maksudnya? Mana mungkin Dok? Dua minggu yang lalu bukankah Dokter bilang semuanya sehat?” Bening sudah meneteskan air mata, dia melihat layar monitor di mana hanya gambar hitam putih yang nampak di sana. Perawat yang membantu dokter itu pun sampai mendekat dan menenangkan Bening. Meski bibirnya terus menolak, air mata sudah menganak sungai mengalir di pipi. “Dokter, a-apa maksud dokter ba-ba-bayiku meninggal?” tanyanya terbata sambil menangis terisak. Bening masih duduk di

