Bab 39

1731 Kata

Glass pikir mendekam tiga hari dua malam di dalam penjara adalah kejadian terburuk yang pernah terjadi dalam hidupnya. Namun, ternyata Glass salah karena siang itu seorang pria yang berprofesi sebagai pengacara datang menyampaikan kabar yang membuatnya tak bisa berkata-kata. “Saya datang mewakili klien saya yang bernama Banyu Bening Pradipta untuk menyampaikan gugatan cerainya terhadap Anda.” “Apa? cerai?” Glass tersenyum getir, dia pandangi sebuah amplop yang disodorkan pria itu. “Tolong Anda pikirkan baik-baik, klien saya tidak menuntut apapun karena beliau tahu tidak ada yang bisa dituntut dari Anda,” ucapan pengacara itu sangat pedas. Ia berdiri meninggalkan Glass yang masih termangu menunggu pembebasannya. Romi yang memang diminta Aline untuk mengurus masalah Glass tepat akan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN