"Bash." Pria itu terus melangkah menjauh dari kediaman orangtua Sydney, seolah panggilan dari tunangannya yang ada di belakangnya tidak berarti apa-apa. Sebastian, pria itu menulikan pendengarannya untuk Sydney. "Bash!" Wanita itu mengejarnya. Sedikit berlari. Kesusahan untuk menahan Bash walaupun Bash hanya berjalan cepat. "Can we talk about this without your ego?!" Bash menghentikan langkahnya tiba-tiba. Membuat Sydney terkejut sekaligus yakin bahwa dia sudah mengatakan sesuatu yang salah. Sydney hanya membuat semuanya runyam. "Aku tidak bermaksud untuk membohongi kamu. Aku tidak tahu apa maksud Ibuku, tapi sungguh aku tidak menyembunyikan hal apapun dari kamu." "Dia ingin menjauhkan kamu dariku dan Celeste." Sydney tidak bisa melihat ekspresi Bash karena pria itu memunggunginya. W

