Nina yang mendapat laporan dari Jaka, mengerutkan kening dan segera menghubungi Reiko. Setelah sambungan tersambung, dia segera bicara. "Reiko, apa-apaan ini. Kenapa ada berita mengenai rumahku menjadi sarang prostitusi? Rumah itu baru selesai dibangun dan dijaga oleh satpam perumahan dua puluh empat jam, kenapa malah-" "Aku tahu pelakunya, kamu tidak perlu khawatir. Aku sudah menangkapnya." "Apa?" "Nanti aku hubungi lagi kalau sudah selesai, sebagai imbalannya- kamu harus menyerahkan tanda tangan untukku." Nina ingin mengatakan sesuatu tapi sambungan telepon sudah diputus oleh Reiko, dia menatap handphone dengan bingung. Sementara di rumah Reiko, Aiko dimarahi habis-habisan oleh ayah Reiko. "Apa yang kamu lakukan sekarang sudah keterlaluan, Aiko! Bagaimana bisa kamu membuka dokumen

