Jessi merasakan ciuman lembut Nathan yang kian menyusuri daun telinganya dan menurun hingga bermuara ke samping jenjang lehernya. Membuat Jessi meraih samping wajah Nathan disana dan mengusapnya lembut. Lalu gadis itu teringat akan luka yang ia torehkan di punggung lelaki itu. Segera saja Jessi meeaih wajah Nathan dan seakan ingin lelaki itu menyudahi aktivitasnya disana. Nathan pun segera meraih jemari Jessi lalu di kecupnya telapak tangan itu. "Tunggu yang..." ucap Jessi saat itu sembari meraih jemari Nathan yang sudah melayap ke beberapa tempat di bagian tubuhnya. Gadis itu lalu memeganginya disana. "Ada apa yang?" tanya Nathan saat itu. "Aku obati dulu ya luka di punggungmu? aku tidak ingin perasaan bersalah ini terus menghantuiku." Ucap jujur Jessi saat itu. Namun Nathan malah mena

