Bab 37 Kesakitan Berulang

2139 Kata

Isabella merasa linglung saat kamar mereka diketuk. Tubuhnya masih membatu, membungkuk di atas tubuh Tobias karena ia berusaha keras untuk mencoba mendengarkan lagi. Tidak yakin atas apa yang baru saja ia dengar. Namun, Tobias tidak mengatakan apa-apa setelahnya. Pria itu hanya terbaring sambil terpejam. Tidak menggumamkan apa-apa lagi meskipun Tobias masih menggenggam tangan Isabella erat. Gadis itu terpaksa memaksa menarik tangannya karena ia harus membukakan pintu. Di balik pintu, pegawai hotel datang bersama dengan seorang pria yang menenteng tas kerja. Sebuah stetoskop melingkar di leher pria itu. Keduanya datang dengan napas terengah, menandakan bahwa telah bergegas ke sini. “Aku membutuhkan dokter. Atasanku sedang sakit.” Isabella mengizinkan orang-orang itu masuk. Ia mengekor den

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN