Bab 17 Penyerangan Tak Dikenal

2228 Kata

“Ke mana kita sekarang?” Tobias bertanya sambil menggulir layar iPad di bangku belakang mobil. “Pulang. Felipe juga sudah menunggumu di rumah.” Tobias mengembuskan napas pelan. “Ah, benar. Bocah itu akan datang hari ini.” Ia mematikan iPad saat sudah kesal karena tidak mendapat perkembangan yang signifikan atas pencarian yang seolah tak terlihat ujungnya. Dengan agak kesal melemparkan benda itu ke jok samping. Namun, bunyi lantang benda beradu mengalihkan Tobias. Pria itu menoleh, mengamati lekat bahwa kini iPad-nya baru saja menghantam sebuah ponsel yang tampak … tidak wajar. Layar ponsel itu retak, sementara case-nya juga tampak sudah harus diganti. “Sejak kapan benda semacam ini ada di mobilku?” Tobias bersuara perlahan, seolah sedang bicara sendiri. Daniel mengintip dari spion te

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN