Bab 26 Pertemuan Pesta Buta

3989 Kata

Isabella menyandar ke kursi kerja saat merasa punggungnya pegal. Ia melihat jam tangan, pukul sebelas siang. Tobias tidak memiliki banyak pertemuan kali ini. Sebaliknya, pria itu sibuk di balik komputer sejak pagi. Dan Isabella sudah kehabisan angka untuk menghitung berapa kali ia telah melirik ke arah Tobias. Pria itu bersikap biasa saja, terlalu biasa hingga membuat Isabella merasa kejadian semalam terasa seperti ilusi dan tidak pernah terjadi. Isabella bangkit, bermaksud menawarkan pria itu makan siang. Namun, belum sempat melangkah, pintu ruangan Tobias terbuka. Daniel masuk tanpa lebih dulu mengetuk. “Tobias!” panggil pria itu, mengabaikan Isabella. Sungguh, pria itu benar-benar akan melewati Isabella begitu saja jika gadis itu tidak bergerak dan menghampiri Daniel lebih dulu. “Da

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN