Chapter 21

1687 Kata

"Kamu sakit? Lemes banget kayaknya." Zio memeriksa pipi dan kening Vika. "Tapi badan kamu gak panas." Vika membiarkan Zio yang baru saja pulang memeriksa wajahnya untuk mengecek apakah suhu tubuhnya panas atau tidak. Vika memang merasa lemas tapi ia tidak sakit. "Besok aku mau ke rumah sakit. Gak papa kalo kamu gak mau nemenin." "Kamu sakit? Kenapa baru bilang sama aku? Kata siapa aku gak mau nemenin, aku mau kok." Vika merubah posisi baringnya menghadap Zio. "Bener?" Zio langsung mengangguk. "Gak mungkin aku biarin kamu pergi sendirian, besok aku temenin." Zio tersenyum sambil mengelus pipi Vika dengan jempolnya. "Ke rumah sakit?" Zio mengangguk. "Nemuin dokter kandungan?" Usapan di pipi Vika terhenti seketika. Vika duduk di tempat tidur membuka laci nakas untuk mengambil se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN