Chapter 28

1053 Kata

Sebulan yang lalu, Ica sudah menginjak umur 3 tahun. Jika dulu hanya dirinya yang aktif serta hanya bisa rewel dan menangis, sekarang Ica sudah mulai cerewet apalagi anak itu pintar dalam bertutur kata. Sangking pintarnya kadang Vika ataupun Zio hanya bisa sabar mengelus d**a mendengar omongan anak mereka. "Ica, makan dulu sayang." Vika mengikuti kemanapun Ica pergi sambil membawa piring makanan untuk Ica. "Gak mau!" Seru Ica berlari mengelilingi sofa. "Jangan lari-lari, nanti pusing." "Enggak!" "Makan dulu," Vika berhasil menangkap Ica mengurung tubuh anaknya yang super aktif dengan satu tangan. Vika menaruh piring dan menyodorkan sendok ke mulut Ica namun Ica langsung menutup mulutnya. "Mau Mami bilang sama Papi kalo Ica gak mau makan, Mami telfon ya Papi sekarang." Ica menghen

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN