Ica duduk di tempat tidur dengan rambut yang semerawut serta wajah yang ditekuk. Ica duduk membelakangi Zio yang tengah berbaring sambil berbicara padanya, Ica tidak sedikitpun menggubris Zio karena ia sedang kesal. "Ica," Ica sedikit maju saat punggungnya disentuh. "Masih pagi kok udah ngambek aja sih?" Zio terkekeh. "Papi kan udah minta maaf," "Gak pelu," Zio terkekeh geli mendengar balasan Ica. "Maaf nya Papi gak perlu?" "Ih awas!" Ica menggerakkan kedua tangannya saat Zio memeluknya dari belakang. "Ya udah deh Papi gak mau peluk Ica lagi, Ica aja gak mau dipeluk." Zio menjauh dari Ica namun tidak beranjak dari posisinya. "Ica gak suka tidul situ!" Seru Ica sambil menunjuk ke arah box bayi nya dulu. "Ica kok yang minta bobok di situ," Ica menurunkan tangannya yang terangkat

