Part 48

546 Kata

Merenung, menyendiri, dan meratapi. Itulah yang hanya bisa dilakukan Angel. Dalam benaknya hanya berpikir tidak tidak ingin membuat khawatir teman-temannya. Tangis sesenggukan keluar dari mulut Angel. Hatinya sangat hancur berkeping-keping dan terasa nyeri. Seorang yang dicintai melakukan hal di luar batas dengan orang lain. Hingga suara ketukan pintu menghentikan tangisnya. Tok...tok...tok... Angel segera mengusap air matanya dengan kasar. "Masuk." Celek... Suara pintu di buka munculah seorang pria yang tak lain adalah Marvell. Dia berjalan menuju tepi ranjang. "Kamu kenapa?"  Ingin rasanya Angel mencakar wajah Marvell. Bisa-bisanya masih bertanya. Kalau tidak mempunyai rasa sabar mungkin sudah kena bogem. "Gak pa-pa." itulah ciri-ciri cowo tidak peka. Sakit hati dibuat dirinya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN