Di sebuah rumah tua yang ditumbuhi benalu. Daun-daun kering yang berserakan. Keramik bagaikan tanah. Tempat yang gelap tanpa penerang. Itu adalah rumah tua. Rumah yang sudah lama tak dihuni. Tempat yang bersih kini sekarang berubah menjadi kumuh. Di dalamnya terdapat seorang pria dan wanita berpakaian serba hitam. Mereka berdua sedang diselimuti rasa emosi. "Ahh b******k!" teriak pria itu dengan nada tinggi sambil memukul tembok yang di sana. Padahal temboknya tidak salah apa-apa. Di sisi lain, seorang wanita yang melihat itu hanya menggelengkan kepala. Tangannya bersedekap di depan d**a. Badannya dia sandarkan di kursi. Kakinya diangkat diatas pahanya. "Ck, muka lo kenapa? Kalah?" tanya wanita itu dengan nada meremehkan. Pria itu menghadapkan wajahnya sesekali tersenyum sumbang dan

