Setibanya di kamar, Angel merebahkan tubuhnya di kasur king size. Rasa nyaman dan rasa kantuk menyerang pada dirinya. Matanya yang saat ini akan dipejamkan terdengar suara yang mengusik dirinya. Marvell is calling.. "Marvel? Mau ngapain dia malam-malam telfon. Pakai vidcall segala," Batinnya dalam hati. "Ada apa?" tanya Angel mengangkatnya dengan jelas. "Hai," sapa Marvell di sebrang sana dengan cengiran tanpa dosanya. Siapa orangnya yang tak malas saat waktu tidurnya di usik. "Ck, to the poin saja, aku ngantuk. Hoahh." "Kalo menguap itu di tutupin." "Iya." "Besok aku jemput ya." "Biasanya juga gitu." "Waktu itu kan kamu yang ke rumahku." "Ck, siapa suruh lama?" "Hmm." "Yaudah aku bocan dulu." "Good night my sweety," ujar Marvell yang hanya di balas gumaman. Dia melepas ikat

