Some Seventy Seven : Kegilaan

2201 Kata

“Apa itu?” kata Deeva dengan nada tegas ke arah koper yang kini nangkring di depannya. Tangannya bersilang di depan d**a dan kaki kanan naik ke atas kaki kirinya, punggungnya bersandar di punggung Sofa. Matanya mendelik ke arah Reyhan yang berdiri santai di depan koper miliknya. Tanpa beban sama sekali. “Koper. Masa kamu nggak tahu,” ujarnya santai dengan tatapan menggoda ke arah Deeva membuat Deeva mendelik. “Ya tahu itu koper, memang akuu buta. Tapi kenapa koper kamu ada di sini!” geram Deeva tangannya mengepal, rasa ingin melemparkan bantal sofa ke arah Reyhan. “terus... itu tadi apa? Tinggal di sini? jangan bercanda Reyhan Arka Yusuf!” “Aku sudah check out dari hotel,” ujar Reyhan santai. Tahu jika Deeva memanggilnya dengan nama lengkapnya berarti gadis itu geram dengan sikapnya.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN