Pertemuan (2)

1458 Kata

24 Pertemuan, sejatinya satu kata yang begitu indah bagi dua insan yang dipisahkan oleh sebuah perpisahan. Pertemuan juga sejatinya satu anugrah bagi dua hati yang terhalang oleh jarak dan waktu dan hanya mampu memeluk rindu? Entahlah. Arga terlihat sedikit canggung saat menyambut sekretaris barunya. Wajah tampannya yang selama ini tenang dan dingin tidak bisa menyembunyikan debaran dan degup di dadanya. "Baik, Pak, saya tinggal dulu. Secara garis besar saya tadi sudah menjelaskan deskripsi pekerjaan dan tanggung jawab pada Bu Anindira, mungkin anda bisa menjelaskan lebih detil atau meminta tanggung jawab sekretaris lebih spesifik, silahkan. Saya permisi dulu." Pak Jonas meminta izin untuk keluar ruangan Arga. "Baik, Pak. Terimakasih." Arga mengangguk ramah. Sebagai staf senior di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN