Part 46

1368 Kata

Warung Bi Tum tampak sepi. Saat wanita itu masuk ia hanya melihat Gifta dan Siska, tidak ada Ziro ataupun Ozil. Pelangi memilih keluar, tepat saat ia berada di ambang pintu Pelangi melihat Ziro dan Ozil datang. Buru-buru ia membuang kue buatannya ke tempat sampah yang berada tak jauh wanita itu berdiri. Syukurlah Ziro dan Ozil tidak melihat adegan Pelangi membuang kue. Bisa-bisa akan berbuntut panjang nantinya. "La," sapa Ziro. Pelangi hanya tersenyum, "Mau nyamperin Gifta?" "Eh udah kok, baru saja. Gue pulang dulu ya?" pamit Pelangi, bisa ketauhan Gifta kalau ia tak segera pergi dari tempat itu sekarang. "Kok buru-buru banget si La?" "Iya gue ada urusan. Gue duluan ya," ujar Pelangi lalu dengan langkah cepat ia memberhentikan angkot yang melintas dan wanita itu buru-buru masuk. Ozi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN