Part 21

1110 Kata

Tenggorokan Pelangi tercekat, mana mungkin ia menjelaskan tentang kejadian yang mengingatnya saja hatinya kembali sesak. Pelangi menahan diri untuk tidak memaki laki-laki di hadapannya. "Jelaskan bodoh!" angkuhnya. Gifta yakin dia dan wanita ini sudah melakukan hal yang membuat wanita di depannya itu tak bisa berkutik untuk menjawab pertanyaannya. Ia semakin curiga setelah mengamati penampilan Pelangi yang semrawut. Apa jangan-jangan dia melakukan hal yang tidak-tidak dengan Pelangi? Gifta menepis pikirannya sendiri jangan sampai itu terjadi. "Apa yang udah lo lakuin ke gue!" bentak Gifta dengan wajah merah padam. "Cepat katakan! Bangsad!" Gifta menjambak rambut Pelangi kasar. Pelangi meringis kesakitan, "Gue nggak akan segan-segan ngabisin lo." ujarnya menusuk ulu hati Pelangi. Kepa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN