Extra Part 4

2349 Kata

Di tempat lain seorang wanita menangis sesenggukan, "Bagaimana jika laki-laki itu mengambil Gara dan Gala kak?" tangisnya semakin pecah sejak ia datang dari hotel. "Tidak mungkin La, kakak jamin. Itu tidak akan pernah terjadi." ujar Vian sambil mengelus sayang kepala Pelangi. Sejak kedatangan sepupunya empat tahun silam, Vian yang notabennya anak satu-satunya di keluarganya menganggap Lala a.k.a Pelangi adalah adik kandungnya sendiri. Ia sangat menjaga wanita itu. "Aku sangat takut kak," cicitnya. "Aku tau. Jadi untuk besok dan seminggu kedepan, jangan dulu pergi ke kantor apalagi Gara dan Gala jangan sampai bertemu dengan Gifta. Diamlah di rumah saja, jika kamu ingin memeli sesuatu titipkan saja ke Rina," pesannya. Terlihat wanita itu hanya mengangguk sambil menyeka buliran yang masi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN