Bab 26

1676 Kata

Cinta tidak dapat diukur oleh apapun yang ada di dunia ini, hingga datangnya sebuah ujian. ~~~ Suasana kampus lengang pada saat ini, karena tengah berada pada minggu tenang sebelum ujian dilaksanakan beberapa waktu lagi. Sosok itu terpekur di bawah rerimbunan pohon dengan mata yang fokus membaca buku yang ada di tangannya. Hingga sebuah suara mengusik. "Ehm." Deheman pendek memaksa Cinta untuk menoleh dan ia melihat Langit ada di sana. Matanya mengerjap, menormalkan ekspresi pada wajahnya. "Langit," ucapnya spontan. "Senyum-senyum aja terus dari tadi? Kenapa?" tanya lelaki itu dengan raut wajah sedikit kusam, senyum yang dilayangkannya pun tak seperti biasanya. "Eh, nggak papa," ucap Cinta malu, menundukkan wajahnya. Dalam diam Langit memperhatikan ekspresi gadis itu, seperti gadi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN